Jumat, 18 Januari 2008

Kehidupan dan Jetcoaster

Kita bisa belajar banyak dari Jetcoaster, permainan pemicu adrenalin yang ada di DUFAN. Jujur, ini salah satu permainan yang belum pernah aku sentuh seumur hidup. Takut
Tapi, biarpun tak semua kita pernah bermain jetcoaster...kita pasti pernah mengalami kehidupan layaknya di lintasan jetcoaster. Naik-turun- meliuk- terbalik- berputar- dan dalam kecepatan tinggi. Hiiy... syerem yaa? Ini menggambarkan titik-titik kritis dalam kehidupan kita. Ketika kita harus menyelesaikan masalah pelik, dan diburu waktu yang terus berputar cepat. Kita tidak bisa mengurangi bahkan menghentikan percepatan waktu yang ada. Namun kita harus mengalir di dalamnya.
Mari kita bersama-sama pelajari sesuatu yang indah dari permainan Jetcoaster ini :
1. Dilengkapi dengan pengaman
gak mungkin kan ketika kita naik jetcoaster cuma modal badan doang? Dalam permainan ini dilengkapi dengan ikat pinggang pengaman ganda. Jadi, meskipun kita lagi apes karena tiba-tiba listrik mati sementara dalam posisi terjungkal, kecil kemungkinan kita terjatuh.
Jika Tuhan membawa kita ke 'Jetcoaster-Nya', DIA juga melengkapi kita dengan alat-alat pengaman yang menjaga kita. Alat-alat pengaman itu berupa : ayat-ayat Firman Tuhan yang menguatkan, khotbah-khotbah Hamba Tuhan, nasihat-nasihat dari rekan-rekan atau kakak-kakak rohani... dst. Lebih dari itu, Tuhan memberikan pengaman berupa malaikat-malaikat bahkan Roh Nya sendiri, yang menguatkan, menghibur, menolong dan memampukan kita.
Jadi, jangan takut dan panik jika Tuhan mengajak kita bermain jetcoaster-Nya, karena dijamin aman dan gak bakalan binasa. Tuhan tau kekuatan kita, keterbatasan kita, dan pastinya sudah diukur supaya tidak terjadi kerusakan bagi jiwa kita.
Mzm 37 : 23-24
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.
2. Selalu Dalam Kecepatan Tinggi untuk Melawan Hukum Gravitasi
Di saat-saat Kritis, kita sering merasa berbenturan dengan waktu. Maksudku, ada banyak masalah yang penyelesaiannya membutuhkan waktu yang cepat, sementara habisnya waktu juga cepat. Kita tetap hanya dikasih waktu 7 hari seminggu, 24 jam sehari.
Kita sering stress kehidupan seolah tak ada harapan. Pasrah dengan keadaan dan berputus asa seolah tak ada lagi pertolongan, apa yang bisa kita lakukan :
- Nantikan Tuhan
- Nikmati permainan
- percayalah, bahwa untuk orang2 yang DIA cintai, Tuhan punya banyak sekali hukum yang berlaku di atas segala hukum di bumi ini. Pendek kata, jika Tuhan berkenan DIA sanggup untuk memutar balikkan hukum alam termasuk gravitasi.
salah satu tujuan kecepatan tinggi dalam permainan jetcoaster (menurut hemat saya) adalah untuk tidak memberikan kesempatan bagi berlakunya 'hukum gravitasi'.
3. Berteriaklah (Datanglah) Pada Pribadi Yang Tepat
Curhat boleh dan sah-sah saja untuk meringankan hati kita yang terbeban karena adanya masalah. Tapi, jika kita salah memilih teman curhat maka yang kita dapatkan hanyalah masalah baru seperti : digosipin, dilemahkan dengan komentar2 yang negativ, bahkan diberikan nasihat-nasihat yang menyesatkan.
Jadi lebih baik, datanglah kepada hamba-hamba Tuhan untuk curhat dan mendapatkan nasihat yang alkitabiah. Dan yang paling tepat, Datanglah kepada Tuhan, yang tidak hanya memberikan kelegaan, tapi juga memberikan jalan keluar, serta hikmat untuk menambah pengertian tentang hidup dan pengenalan akan DIA.
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan." Mt 11 : 28-30
4. Tetap Tinggal Di dalam Tuhan dan Nantikan PertolonganNYA
Coba kamu bayangin, kalo kita panik ketika main jetcoaster terus saking takutnya kita melepaskan sabuk2 pengaman padahal permainan sedang dalam kecepatan tinggi dan menukik, apa yang akan terjadi?... Yup, betul. Kita pasti akan jatuh dan binasa.
Guys, ketika kita dalam masalah mungkin terbesit dalam keinginan kita untuk meninggalkan DIA. Karena dimata kita, orang2 yang gak peduli tentang DIA hidupnya aman2 aja dan bebas dari segala masalah dan tekanan kita (sekali lagi di mata kita).
Ada satu kalimat yang saya ingat dari seorang hamba Tuhan. Kalau kita yang tinggal di dalam Tuhan saja ada masalah apa lagi mereka yang memilih untuk tinggal di luar Tuhan. Bedanya, di dalam Tuhan ada harapan dan pertolongan.. sementara di luar itu?? You know what the answer.
Isa 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
5. Permainan Itu Pasti ada akhirnya
Semahal, secanggih, serumit apapun sebuah permainan. Pasti akan ada waktunya berhenti. Begitu juga kita harusnya menyikapi hidup dengan segala permasalahannya. Sepelik apapun masalah yang kita hadapi pasti akan ada akhirnya. Dan akhir dari masalah itu tergantung dari kita menyikapinya. Jika kita tetap pada Jalur-Nya kita dijamin selamat dan naik tingkat, jika tidak? maka masalah itu hanya akan menjadi kenangan yang memilukan.
Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah (Mzm 55 : 22-23)
Jadi Guys,
1Co 15:58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
Maka kita akan bisa menikmati permainan itu dengan suka cita dan menjadikannya pengalaman hidup berharga. Percayalah, kita ini lebih dari pemenang.
Selamat menikmati permainan bersama Tuhan dan bertambah pengalaman rohani bersamaNYA. Suka cita dan damai sejahtera Allah kiranya menyertai dan memenuhi kehidupan kita semua. Amien

Rabu, 02 Januari 2008

Kasih SetiaMU itu Cukup Bagiku

Tuhan, aku ingin mengakui dosa besar ku
saat ini aku sedang menyimpan kepahitan dalam hatiku, (ehm.. sesuatu yang tak Kau sukai, bukan?)
tapi aku memang sedang tidak bisa menghalangi dosa itu masuk ke dalam hatiku.

....seharusnya bisa ya? tapi terlambat...
pikiranku telah terlanjur meng"approve" segala hal negativ dan pahit untuk masuk dan kemudian mencengkeram hatiku, membuahkan kekecewaan, keapatisan, ketidakpedulian, dan segala hal yang busuk ini telah mempengaruhi "napasku" sebagai orang percaya.

Tuhan, aku gak mau simpan2 barang busuk ini lagi. Tolonglah aku untuk membuangnya ke "tong sampah ajaibMU". Tolonglah aku untuk tetap menjadi anak yang manis kesayanganMU sekalipun keadaan sekelilingku seringkali memaksaku untuk merasakan hal2 yang pahit. Tolonglah aku untuk menjadi "penyalur kasih" dan bukan lagi "penghisap kasih"

Memang banyak yang bisa menjadi alasan untuk tetap "berdosa", tapi aku sudah berkeputusan untuk membuang semua itu. Aku ingin menyenangkanMU. Aku melepaskan pengampunan atas semua yang sudah melukai hatiku. Aku melepaskan kekecewaan yang sudah mengikat suka citaku, membuka lembaran baru, mengukir kisah yang lebih seru lagi bersamaMU.

Meskipun, aku butuh kekuatanMU untuk mengatasi semua rasa itu. Tapi aku tahu, Kau pasti dengan murah hati akan memberikannya padaku, bukan?

Ampuni aku, karena aku sudah melukai hatiku dengan segala hal busuk ini. Sekarang aku ingin Kau tahu...
kalau aku :
- akan tetap mengasihi teman2ku, sekalipun banyak diantara mereka yang melupakan dan meninggalkan aku
-akan tetap menunjukkan kasihku kepada mereka yang membutuhkan, walaupun seringkali Kau izinkan aku merasakan kesendirian ketika aku membutuhkan kehadiran mereka
-akan tetap menjadi murid yang patuh, taat, dan setia, sekalipun....keadaan ini banyak melukai hatiku
karena : KASIH SETIAMU ITU CUKUP BAGIKU

Berjalanlah di sampingku, tolonglah aku untuk menjadi pelaku FirmanMU, supaya aku jangan lagi berdosa padaMU.

Ps 119:11 Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Rabu, 19 Desember 2007

Semua Karena Cinta

--Seorang pendosa bertobat BUKAN karena diintimidasi, tapi karena sudah menerima CINTA yang besar dari Allah berupa : pengampunan--

--Seorang pelayan Tuhan seringkali tampak bodoh karena : rela bekerja tanpa upah, diledek, tidak diperhitungkan : bukan demi popularitas, tapi karena ingin menunjukkan CINTA nya pada TUHAN yang sudah terlebih dulu MENCINTAI nya --

--Seorang pendosa menyadari kesalahannya secara terbuka, bukan karena DISUDUTKAN oleh TUHAN, tapi karena DITUNTUN dengan CINTA-NYA--

Jadi...kalau kita ingin teman, anak, suami/istri, kita berubah menjadi lebih baik : sentuhlah mereka dengan CINTA TUHAN, bukan dengan ancaman yang malah membangkitkan semangat PEMBERONTAKAN.

Karena Natal adalah bukti Kasih Tak Bersyarat dari TUHAN, Kasihilah seorang akan yang lain seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.

Glitter Words
[Glitterfy.com - *Glitter Words*]

Kamis, 06 Desember 2007

Yesus Sayang Padaku

Lagu Sekolah Minggu ini masih saja mampu membutku menangis terharu. Btw, lagunya apa...OBJEK yang dibikin lagu ya yang sering membuatku menangis ?

Yesus sayang padaku
Alkitab mengajarku
Walaupun kecil lemah
aku ini milikNYA

Reff :
Yesus Tuhan ku ... sayang padaku
itu FirmanNYA di dalam Alkitab

Lord Jesus, aku lagi berdebar2 kalau mengingat kejutan demi kejutan yang Engkau buat, izinkan aku menyampaikan terima kasihku karena :

Engkau telah menjadi :
Sahabat yang setia
Bapa yang penuh kasih tapi tegas
Penasihat yang nasihatnya selalu manjur alias ajaib
Kekasih yang romantis (abis... sering bikin kejutan yang pas dengan selera dan kebutuhanku)
Penjamin masa depanku dengan polis yang luarbiasa mahal (itupun Engkau yang bayarin)
Pendengar yang baik
Guru yang maha pintar
Kepala rumah tanggaku di atas suamiku
Juru damai kala aku di tengah konflik
dsb dsb dsb

aku gak punya bunga, kado, atau bingkisan lain untuk menyatakan terima kasihku (KAU kan tau kalau aku lagi bokek)..... aku cuma punya hati, yang ingin senantiasa kuserahkan padaMU, juga punya hidup..yang ingin senantiasa kudedikasikan bagiMU. Ini aku...jadilah seperti yang Kau mau.

Ro 12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Rabu, 05 Desember 2007

Baju Natal

Usai makan siang, teman kantorku menyodorkan tas belanjaan berisi baju putih. Untukku katanya. Niatnya mau dikasih pas Natal, tapi takut keburu gak muat. Beberapa saat aku bengong... gak bisa ngomong apa2. Kenapa? Karena kemarin sore aku baru saja kepikiran untuk beli baju hamil warna putih untuk dresscode ku bersama suami dan anak pas Natal nanti. Cuma dibayang2i males karena kesehatanku lagi gak bagus. Jadi aku putuskan untuk memupus angan2 berdresscode ria dengan suami dan anakku.

Tapi apa ayal? Baju hamil warna putih kini ada di depanku? Dan aku merasa.... Tuhan seperti sedang memanjakanku. Di tengah segala kesulitan keuangan yang kami hadapi. Banyak hal kecil yang DIA perbuat jadi tampak begitu Besar. Belum habis terkesimaku tentang kiriman susu untuk anakku, kini Tuhan memerintahkan berkat lainnya untuk datang kepadaku.

emh...kalo dipikir2..jangankan untuk apa yang sempat terlintas menjadi keinginan, sedangkan yang tak pernah terlintas pun Tuhan sediakan bagi orang2 yang mengasihiNYA

1Co 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."

Benar kata Tuhan Yesus, bahwa orang2 yang percaya kepada Bapa, tak perlu repot atau dipusingkan tentang makan dan minum.

Lu 12:22 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.

Karena semua sudah dipikirkan, diperhitungkan dan disediakan sesuai dengan kebutuhan kita, menurut kasih dan kemurahan Allah.

Tuhan Yesus, makasih yaa... semua kesulitan yang saat ini kami hadapi, memberikan kesempatan bagi kami untuk melihat dan mengenal kasihMU lebih lagi. Aku tahu, ada rencanaMU yang belum KAU sampaikan padaku, tapi nanti aku pasti akan tau, bahwa Engkau mempersiapkan kami sekeluarga untuk suatu rencana perkara yang besar.

Mbak Suci, makasih ya.. dah mau jadi saluran berkat buat aku. Sehingga mataku makin melihat kasih sayang Tuhan yang tak pernah habis dalam hidupku.

Anyway.. kalau hal2 kecil begini Tuhan perhatikan, masa iya sih untuk hal2 besar akan luput dari perhatianNYA???