Kamis, 02 Juni 2022

Mengapa Perlu Hati Baru?

 #Momentum10hari

#MengenalRohKudus

Oleh : Riris

Yehezkiel 36:26

Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.


Ketika ayat itu dibacakan dengan penjelasan singkat di tengah-tengah doa kepenuhan Roh Kudus. Terbesit tanya iseng dalam hati saya,”Tuhan, mengapa mesti hati dan roh yang baru? Mengapa bukan baju baru, mobil baru, rumah baru?”


Dan pertanyaan iseng saya pun menjadi semacam dialog dengan diri sendiri. 

Di dalam hati manusia berpusat segala perasaan : sedih, marah, kecewa, senang, minder, percaya diri, mudah patah, ulet, dan hasrat untuk melakukan sesuatu.


Hati juga merupakan pusat pengalaman batin sejak lahir sampai seumur hidup. Bagaimana perwujudan hati yang mewakili kejiwaan seseorang tergantung rentetan kisah hidup yang dijalani. Hal-hal kejiwaan yang dialami seringkali membuat hati luka. Namun tidak mudah mengenali apakah seseorang menyimpan luka hati. Apalagi kalau berhadapan dengan orang yang sudah piawai menutupi perasaannya.


Hati manusia semacam kantong air dari kulit. Ketika tersayat belum tentu tampak sayatannya. Baru ketahuan ada luka ketika kita mengisinya  air atau anggur maka sayatan tadi menjadi lubang yang bocor.


Manusia secara lahiriah bisa saja tampak ceria dan baik-baik saja, namun nyatanya ada banyak orang yg terlihat bahagia tiba2 mengakhiri hidupnya. 


Roh Kudus sering disebut dengan Anggur Baru. Roh Kudus mendatangkan sukacita dan semangat bagi yang menerima kepenuhan-Nya. Dari kepenuhan Roh Kudus ini kehidupan manusia diubah menjadi baru, cara pandang Allah menyatu dengan cara pandangnya. Mengapa? Ketika kita kepenuhan Roh Kudus maka kita juga mengalami kepenuhan Allah. Mengalami kepenuhan hasrat untuk taat kepada Allah. Dan di dalam ketaatan, ada penggenapan janji Allah berlimpah-limpah.


Namun ada satu syarat yang harus dipenuhi bahwa “kantong kulit” (bicara tentang hati) haruslah yang baru. Seperti tertulis dalam :


Matius 9:17 Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."


Mungkin saat ini kita tengah menyimpan luka, pahit hati, dendam, kemarahan terhadap sesuatu. Kita tidak mampu melepaskan diri dari trauma masa lalu yang begitu menakutkan dan mengecewakan. Hati kita penuh dengan goresan luka. Kita tidak mampu menambalnya atau mengobatinya. 


Mari kita lakukan bagian kita untuk melepaskan pengampunan dan menyerahkan semua trauma masa lalu ke dalam tangan Tuhan. Dan minta dengan tulus kepada-Nya untuk memberikan hati yang baru. Tuhan mau memulihkan hati kita, Dia mau mberikan hati yang baru sehingga siap untuk dipenuhi Roh Kudus-Nya.


Dia terlebih rindu memulihkan kita melebihi kerinduan kita untuk dipulihkan. Dia mau memakai kita menjadi alat-Nya dan memperlengkapi kita dengan karunia-karunia Roh Kudus.


Dia mengasihi kita, ikut merasakan kepedihan luka hati kita. Dia mau memulihkan... bagian kita adalah : MINTA DENGAN PERCAYA. Mintalah dengan sungguh, karena Tuhan tidak pernah memandang hina hati yang hancur.


Selamat memiliki hati baru dari Bapa, selamat menikmati pemulihan yang membawa pada kepenuhan Roh Kudus.


Tuhan Yesus mengasihi kita semua. Amin


Rabu, 01 Juni 2022

Roh Kudus dalam Kehidupan Sehari-hari

Tidak hanya soal rohani, tapi juga jasmani


#MengenalRohKudus

#Momentum10hari


Oleh : Riris


I Yoh 5:4

sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.


Baca juga : I Yoh 5 : 1-5


Dunia memiliki banyak senjata untuk mengalahkan kita. 


Ada dua macam senjata yang sejauh ini cukup mematikan iman dan rohani orang percaya :

  1. Kemudahan : berupa Keindahan, kemegahan, janji” manis yang sesungguhnya mengikat kita pada keadaan yang lebih sulit.
  2. Kesulitan : yang menghasilkan kekuatiran, keputusasaan, rasa tidak berharga, dan hilangnya harapan tentang hari depan

Hal-hal tersebut di atas dapat menggugurkan iman kita. Ketika iman kita gugur kita bisa tersesat dalam pemikiran-pemikiran manusia yang rumit dan membinasakan.


Iman tidak hanya berbicara tentang kehidupan rohani dan Sorga setelah kita mati. Iman juga merupakan senjata yang kita perlukan untuk menang menghadapi pergumulan hidup : tentang pekerjaan sebagai atasan dan bawahan (sekuler), swa usaha pencarian nafkah (pengusaha - sekuler), mendidik anak-anak, hidup bersosial, dsb.


Iman bekerja dari dalam ke luar. Ketika kita mengasihi Allah maka kita akan mentaati semua perintah-Nya. Iman yang berdasar pada kasih Allah adalah iman yang berproses : dari yg lemah menjadi kuat - bertambah kuat - makin kuat lalu kuat sempurna. Iman yg seperti ini akan membuat kita melihat jauh ke depan (visioner) dan juga memberi spirit menembus kemustahilan


Bisakah dengan upaya kita sendiri memiliki iman yang berdaya ubah? Tentu tidak. Kita perlu Allah sendiri yang menolong dalam setiap tahapnya. 


Kehidupan manusia itu kompleks banyak tanjakan, turunan, tikungan, bahkan jebakan maut. Tanpa pimpinan Allah sulit bagi kita untuk tetap bersemangat berjuang dengan benar.


Untuk dapat mengatasi semua itu kita perlu Allah Roh Kudus. Dia adalah Pribadi yang sangat dekat dengan kita. Ketika kita penuh Roh Kudus dan mau hidup dalam pimpinan Roh Kudus maka kita akan semakin peka dengan pimpinan-Nya.


Roh Kudus mau memimpin kita untuk menang secara rohani menghadapi permasalahan hidup. Dia juga mau terlibat memberikan nasihat tentang bisnis kita ;dengan siapa kita bisa berelasi; atau melalui jalan apa agar mendapatkan untung penjualan, dan sebagainya.


Roh Kudus memberikan petunjuk membimbing hidup kita agar kita BISA mencapai tujuan. Roh Kudus juga yg bergerak membela, membukakan jalan, dan membuat kita berkemenangan.


Dia mau memenuhi hati kita agar kita makin peka dengan tuntunan-Nya yang membawa kita dari kemenangan kepada kemenangan.


Dia mau, rindu, untuk bersatu dengan kita. Seperti yang tertulis dalam Ibrani 13:5b Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."


Dan jika kita tahu Allah di pihak kita Ibrani 13:6 Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"


Mengapa harus melibatkan Roh Kudus? Karena Roh Kudus adalah Pribadi Allah sendiri. Roh Kudus hebat dan berkuasa * karena :

tula. (Ayub 33:4) Dia pencipta

b. (Maz 139:7-12) Dia maha ada

c. (1 Kor 2:10) Dia maha tahu

d. (Ibr 9:14) Dia maha kekal. 


Maukah kau penuh Roh Kudus? Roh Kudus terlebih mau memenuhimu. Buka hatimu, undang Dia masuk memenuhi bejana hati hingga luber, dan bersiaplah dengan hal-hal dahsyat yang akan dikerjakan-Nya. Mengubah hatimu, mengubah hidupmu, menjadi baru.



Selasa, 31 Mei 2022

Roh Kudus dan Pendosa

#MengenalRohKudus

#Momentum10hari


oleh : Riris E


Kisah 19:2 Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus."


Ayat tersebut di atas mencatat dialog antara Rasul Paulus dengan murid-murid di Efesus. Roh Kudus adalah Pribadi Penolong dan Penghibur yang dijanjikan Tuhan Yesus untuk murid-murid-Nya. Sebagai bentuk Penyertaan-Nya sampai kesudahan alam.


Begitu pentingnya peran Roh Kudus maka dengan penuh gairah dan sukacita Rasul Paulus menanyakan ini.


Saya yakin kepenuhan Roh Kudus juga menjadi kerinduan orang percaya. Namun ada beberapa pandangan pribadi yang membuat beberapa orang sulit mengalami kepenuhan Roh Kudus. Salah satunya adalah : Merasa diri belum suci sempurna maka Roh Kudus tidak akan mau memenuhi.


Roh Kudus memang Roh Allah Yang Mahasuci. Dia mau tinggal dengan betah di dalam diri orang yang menjaga dengan sungguh-sungguh kesucian hidupnya. Namun Roh Kudus juga Roh Allah yang Mahapengasih sama seperti Tuhan Yesus pengasih. Karena sesungguhnya, Roh Kudus dan Tuhan Yesus adalah satu (I Yohanes 5:6-8)


Jadi, benarkah Roh Kudus hanya mau memenuhi orang yang sudah suci sempurna?


Salah satu fungsi Roh Kudus adalah menginsyafkan dunia dari dosa atau kesalahannya (Yoh 16:8)


Jika kita saat ini sedang menyadari bahwa kita ini orang berdosa dan merasa tidak berdaya (tersiksa) untuk lepas dari keterikatan dosa serta mau sungguh-sungguh untuk hidup baru dan diperkenan Allah..SELAMAT!! Itu artinya Roh Kudus tengah bekerja dalam hidup kita.


Roh Kudus tidak hanya menginsyafkan, Dia mau menolong orang percaya untuk lepas dari keterikatan dosa lalu hidup baru sesuai kehendak Allah. Ketika keterikatan terhadap dosa sudah terlepas maka kita menjadi saksi bagi kemuliaan nama Tuhan menjadi  pembawa kabar baik bagi sekeliling kita bahkan seluruh  dunia (Kisah 1:8)


Mintalah Roh Kudus memenuhi hatimu. Dia memang Penolong yang Mulia bagi kita, namun Dia tidak pernah akan jual mahal untuk kita. Roh Kudus jauh lebih rindu memenuhi kita lebih dari kerinduan kita kepada-Nya. Jangan sia-siakan momentum yang baik ini. Dia pasti dengan sukacita mau memenuhi kita agar kita :

  1. Terlepas dari keterikatan dosa
  2. Mampu taat sepenuhnya pada kehendak Bapa
  3. Menjadi saksi yang efektiv bagi Tuhan

Mari kita berdoa :

Ya Roh Kudus, aku adalah Pendosa yang ingin bertobat dan senantiasa memperbarui hidupku agar selaras dengan kehendak Allah Bapa di Sorga. Namun semakin aku berusaha dengan kekuatanku aku makin terikat dengan dosa-dosaku. Hari ini aku diingatkan Engkau adalah Penolong yang dijanjikan Tuhan Yesus kepadaku. Kini aku mohon masuklah di dalam hatiku penuhi ku agar aku ada di bawah pimpinan dan kuasa-Mu. Beri aku kuasa untuk mengendalikan diriku agar perkataan, keputusan, dan tingkahlaku ku sesuai dengan kehendak Bapa. Agar aku makin kuat menjaga iman, pengharapan, dan kasihku kepada Tuhan Yesus Kristus. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa dan percaya. Amin

Senin, 30 Mei 2022

Menantikan Janji Tuhan

 Ringkasan kotbah, 29 Mei 2022


Pdt. Jonathan Johanes


Kisah 1 : 8 -14


Ketika Tuhan Yesus hendak naik ke Sorga, Dia meminta agar murid2-Nya tidak meninggalkan Yerusalem. Karena Allah berjanji membabtis murid-murid-Nya dengan Roh Kudus


Ay.8 : jika Roh Kudus turun maka kita akan menerima kuasa (donamis : dinamik : dinamo) suatu tenaga untuk menggerakkan, memberi kampuan atau kesanggupan menjadi saksi Allah. Kuasa yg diberikan untuk memperlengkapi pelayan-Nya.


Selain itu turunnya Roh Kudus menjadi Penghibur, Penolong, Pemimpin, Guru, Motivator, dan yang menegur serta membela kita (Yoh 14 : 16-18) Roh Kudus juga yang menolong kita agar bisa berdoa dengan benar saat kita tidak sanggup mengatakan keluhan-keluhan kita (Roma 8:26) Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.


Untuk bisa menerima Roh Kudus maka :


  1. Ada rasa haus, kesadaran bahwa kita membutuhkannya. (Yoh 37:7) disertai dengan usaha yang keras (Matius 7:7) bagian kita adalah menyiapkan sebaik-baiknya dan Allah menggenapi janji-Nya. 
  2. Terus memuliakan Tuhan dengan kesungguhan hati. Karena sebagai Pribadi Roh Kudus memiliki perasaan dan kehendak. Senangkan hati-Nya dengan persembahan yg dikehendaki : dalam doa, pujian, syukur, dan penyembahan.
  3. Kis 1:14 bertekun menantikan janji Allah sebagai pemenuhan janji Allah yg ditulis dalam ayat 4-5
  4. Kis 5:32, Roh Kudus diberikan kepada semua orang yang mentaati Dia
  5. Kita mau memelihara hidup kudus di hadapan Tuhan (I Kor 6:19)  



Minggu, 22 Mei 2022

Mengasihi, Mengampuni, tetap Berbuat Baik

 Ringkot 22 Mei 2022 (Siang)


Bpk. Pdt. Jonathan Johanes


Salahsatu Hukum yang utama dalam hukum kasih adalah :

“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Matius 22:39)


Siapakah sesama manusia itu? Apakah mereka yang segolongan, seagama, sepaham, sepikiran, sependapat saja? Ternyata bukan. Sesama manusia adalah semua manusia baik yang sepaham ataupun tidak; yang mengasihi, berbuat baik ataupun tidak.


Kesamaan dan kebersamaan jangan sampai menciptakan komunitas yang eksklusif. Karena Firman Tuhan berkata kasihilah sesama mu manusia, bukan sesama golongan atau kelompok tertentu.


II Pet 1:12 Firman Tuhan akan terus diulang agar Firman Tuhan makin tertancap dalam hidup dan hati kita demikian juga dengan hukum kasih ini akan terus diulang, dibahas, dan diajarkan 


 Ada 3 hal pokok yang harus kita lakukan saat harus bersikap dengan orang yang tidak baik dengan kita, 


Roma 12:17-21

  1. (17)Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! (18)Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!
  2. (19) jangan membalas ataupun menuntut balas karena pembalasan adalah hak mutlak Allah. Berilah tempat pada murka Allah
  3. (20-21) berbuat baik kepada orang yg jahat kepada kita Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya.


Hendaklah kasih itu ada dalam perbuatan nyata kita bukan sekedar pemanis bibir dalam ucapan dan pelayanan kita.


Memang tidak mudah mempraktikkan kasih kepada sesama yang berbuat tidak baik kepada kita. Namun dengan kuasa Tuhan kita pasti dimampukan.


Selamat mengisi hidup dengan kasih yang nyata, menjalani hidup dengan hati yg bersih dari kepahitan, dan memenuhi hati dengan pengampunan bagi mereka yang sudah berbuat salah.


Selasa, 17 Mei 2022

Percaya dengan Segenap Hati

 Ringkot, 15 Mei 2022 (Siang)

 

Bpk. Pdt. David (Blora)

 

Amsal 3:5-7

(5) Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

 

Bagaimana caranya agari kita bisa mempercayai Tuhan dengan segenap hati?


Ibrani 11:3 Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat. Alam semesta dan segala isinya merupakan bukti kemahakuasaan Tuhan. Bukti bahwa Allah sanggup, berkuasa, dan sangat kuat untuk menjadi sandaran kita kapanpun, dimanapun, bagaimanapun situasi dan keadaan kita.

 

Menjadi percaya kepada Tuhan bukan berarti kehilangan hak untuk berpikir, mengerti, berhikmad, dan bijaksana. Namun perlu kita sadari bahwa pikiran, hikmat, dan kebijaksanaan kita sangatlah rapuh dan mudah berubah karena kondisi yang ada di sekeliling kita

 

Kita tidak menyembah manusia yg dijadikan Allah namun menyembah Allah yang menjadi manusia ( sudah dinubuatkan oleh nabi2 perjanjian lama)

 

Karena berpengertian maka Habil bisa memberikan persembahan yang lbh baik daripada Kain.

 

Persembahan yang baik adalah persembahan yang menyenangkan Penerima-nya. Bagaimana Habil bisa mengetahui bahwa persembahannya menyenangkan Tuhan, pasti karena pengetahuan yang diperoleh dari orangtuanya dan juga pergaulan yang karib dengan Tuhan membuatnya bukan hanya tahu tapi rela memberikan yang terbaik untuk Tuhan.

 

Jika Tuhan mengutus kita maka segala sumberdaya yang kita butuhkan dalam melaksanakan tugas itu pasti Tuhan sediakan bagi kita. Karena Allah adalah Bapa yang mengasihi dan bertanggungjawab dengan detail dan teliti terhadap seluruh aspek hidup kita.

 

Orang yg beriman kepada Tuhan  memiliki ciri sebagai berikut :

1.    Tidak bersandar kepada pengertian sendiri

2.    Mengakui Tuhan dalam setiap laku kita

3.    Tidak menganggap diri kita bijak

 

Ibrani 11 : 17, salahsatu contoh Tindakan iman Abraham. Dia tatkala dicobai  tetap taat  untuk mempersembahkan Ishak anak perjanjian yang tunggal itu. Abraham percaya bahwa kalau Allah mengutus, maka Dia juga yang menyediakan segala sesuatu agar rencana-Nya digenapi.  Abraham juga sangat yakin bahwa kalaupun sampai Ishak mati karena dipersembahkan kepada Tuhan maka Allah sanggup untuk membangkitkannya Kembali.



Minggu, 08 Mei 2022

Aku Tahu Penebusku Hidup

 Ringkot 8 Mei 2022 (siang)

Bpk. Pdt. Samuel Jianto

 

 

(Ayub 19:25)

Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu.

 

Ayub mengalami musibah besar, anaknya mati semua seketika, hartanya habis, dan istrinyapun meninggalkan dia. Dalam kehidupan yg sedang tragis seperti itu Ayub tetap tidak kecewa kepada Allah. Ayub (Ayub 1:21; 2:10)

 Mengapa Ayub begitu yakin? Karena dia tahu Penebusnya hidup, artinya : 

1.  Allah itu dahsyat dan mahakuasa

  • artinya dia percaya bahwa Allah berkuasa, mampu, sanggup untuk menolong dan memulihkan
  • Menunggu dalam waktu Allah, Ayub yakin bahwa akan tiba waktunya Allah menolong dan memulihkan dia
  • Ayub mau bertahan sampai kapanpun, tetap berharap dan bersandar pada Tuhan.

 

2.  Dia visioner : melihat jauh ke depan bahwa ada Penebus yg hidup dalam setiap masa kehidupannya. (Yes 53:3) Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. Yesus adalah manusia yg biasa menderita. Sudah mengalami banyak kesengsaraan (the man of sorrow) (Yoh 11:33-35) ~> Yesus ikut merasakan apa yg kita rasakan. Dia mengerti dan mau mengerti, tidak hanya sampai disitu DIA mau terlibat dan menolong.

 

Matius 11:28-30 (28)Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.(29)Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.(30)Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan

·     Posisi Yesus saat kita dalam penderitaan, adalah mendampingi kita seperti lembu yg harus berpasangan demikian juga saat kita memikul kuk, maka pasangan kita adalah Yesus sendiri. Karena Yesus itu Sahabat kita (Yoh 15) 

·   Yoh 10:4 Yesus di depan kita memimpin dan melindungi perjalanan kita. Dia gembala yg baik

·     Yoh 15:15 Yesus adalah Sahabat Sejati, orang yg paling dekat  dan mau melakukan hal2 yg menyelamatkan. Rahasia sukses hari esok adalah ada di dalam sahabat2 Allah

·   Kis 17:27, Allah kita lbh besar darpd masalah kita Allah lebih besar dari semua masalah

 

3.  Ayub percaya bahwa di surga ada penolong yg akan melepaskannya dari permasalahannya dan memulihkan dia. Pemulihannya Ayub 43:16-17 memberikan kehidupam yg indah dan penuh berkat Penolong yang di Surga ini bersifat kekal dan tidak berubah sifatnya, tetap sama baik dulu, sekarang sampai selama-lamanya (Ibrani 13 :8). Ris-

 


Senin, 02 Mei 2022

Jika Kau Indonesia

๐Ÿ‘ธ๐Ÿป๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉJika kau Indonesia, kau adalah wajahnya. Tampilkanlah wajah cantik dan rupawan. Dalam senyum ramah, dan rengkuhan persatuan


๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐ŸŽถJika kau Indonesia, kau adalah suaranya. Nyanyikanlah lagu perdamaian yang riang. Peragakan dalam gerak penghargaan Kebhinekaan...menjaga kesatuan


๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ’กJika kau Indonesia, kau adalah pikirannya. Pikirkanlah yg baik dan lakukanlah yg bijak. Sampaikan suara tanpa melukai yang berbeda dengan bijak bersikap ketika berhadapan dengan yg tidak kau sukai.


๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ♥️Jika kau Indonesia...jangan berhenti berias hati. Jangan berhenti mengkoreksi diri. Jangan berhenti...karena bangsa ini berdiri di atas darah beragam suku, ras, dan agama. 


๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿค—Jika kau Indonesia...jadilah sahabat bagi semua warganya. Yg kuat jadilah pelindung bukan penindas yang lemah. Yang mayoritas jadilah teladan dalam persatuan bukan malah jumawa ingin menghalau yang minoritas


๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‘ฉ๐Ÿป‍๐Ÿ’ปJika kau Indonesia..jangan berhenti belajar. Jangan berhenti untuk rela diajar dan DIDIDIK. Agar Indonesia tak hanya tampak cantik tapi juga pintar dan bijak.


๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉJika kau Indonesia..tampilkan Adab terbaik. Karena seluruh dunia melihat apa yg ada di sini


๐Ÿ’™Berhenti bermusuhan

๐ŸงกBerhenti merasa paling benar

๐Ÿ’šBerhenti untuk anarkhis

๐ŸงกKarena Indonesia harus pintar

๐Ÿ’œJuga bijak


Selamat Hari Pendidikan Nasional

Semoga kita menjadi bangsa yg akin pintar dan bijaksana. Aamiin

Minggu, 01 Mei 2022

Merespons Kasih Allah

Ringkot 1 Mei 2022 (siang)


Bpk. Pdt. Jonathan Johanes


Maleakhi 1 : 1-14


Allah menyatakan cinta-Nya kepada Israel, namun seringkali Israel hatinya menjauh dari Tuhan, hidup sesuka hati mereka. Inipun menjadi peringatan bagi kita, jangan sampai kita sebagai Israel Rohani tidak sungguh2 dalam menyenangkan hati Tuhan. Hanya secara fisik saja beribadah tetapi hati dan kehidupan kita tidak sesuai dengan kehendak-Nya.


Kasih yang berupa keselamatan diberikan kepada manusia bersifat privat dan tidak bisa diturunkan. Hanya mereka yang mau percaya dia diselamatkan dan meresponin dengan telat. Keselamatan tidak bisa diwariskan dan tidak bisa dibagi oleh sesama. Keselamatan adalah anugerah yg harus direspons dengan tepat. 


Tanggapan akan kasih Tuhan berupa :

  1. Luk 3:8-9 : menghasilkan buah pertobatan. Jika tidak maka akan ditebang dan mati sia-sia. Bukan hanya merespons dan mengambil keputusan untuk percaya namun harus  ada perubahan hari lepas hari, memiliki karakter Kristus, suatu kehidupan yg menyenangkan hati Allah. Galatia 5:22 masuk lagi berbuah dalam Roh (kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri).
  2. Menghormati Tuhan dengan cara yang benar (Mal 1 : 6-8) menghormati Tuhan sebagai Bapa, menyegani Tuhan sebagai majikan atau Tuhan. Hormat ini dibuktikan dengan membawa persembahan terbaik bukan yg bercacat cela. Persembahan yg sesungguhnya bukan sekedar materi namum memberikan seluruh hidup kita (Roma 12:1) waktu, tenaga, kehidupan kita. Mazmur 121 datang jepada 
  3. Maleaki 1 : 13, lakukan ibadah dan berikan persembahan dengan sukacita, bukan beban atau sebagai sesuatu yg menyusahkan. Berikan yg terbaik dan suci bukan hasil rampasanatau dari jalan yang tidak halal, bukan yg bercacat cela dan sakit.

Sebab Tuhan sudah memberikan yang terbaik, maka selayaknya kita selalu memberikan yg terbaik. Amin