Kamis, 08 Juli 2010

Song Of This Week

Adakah yang pasti di dalam hidup ini, selain kepastian itu sendiri? Tahun-tahun belakangan ini, saya sedang diajar untuk berserah penuh di dalam tangan pengasihan Tuhan.

Saya diizinkan melewati masa-masa yang pahit, tidak pasti, menanti di padang gurun yang tandus dan dingin. Bukan hal yang mudah. Saya tidak memiliki apa-apa untuk bertahan selain Tuhan. Dan untunglah satu-satunya yang saya miliki ini bisa diandalkan.

Melalui berbagai cara, ditunjukkan-Nya jalan untuk tetap kuat dan harapan untuk tetap bisa melihat hari depan yang sudah dirancangkan-Nya dengan sempurna.
Bukan hal yang mudah bagi seorang saya yang memiliki kecenderungan merencanakan segala sesuatu dengan pasti untuk belajar menjadi seorang murid yang sungguh-sungguh bersandar pada kekuatan-Nya. Namun sungguh, tahun-tahun sulit yang saya lalui bersama Yesus tidak berlalu sia-sia. Seringkali saya terkejut ketika saya menyikapi permasalahan dengan cara yang berbeda dari tahun-tahun sebelum “kekeringan” ini terjadi.

Dulu saya mudah sekali jatuh dalam kekuatiran, sekarang….ketika kekuatiran itu datang mengetuk pintu pikiran saya bisa dengan segera iman saya berkata,”Hei, Ada Tuhan yang mengasihiku. Dia akan memberiku jalan keluar”

Dulu saya mudah sekali panic, ketika keadaan tiba-tiba berubah tidak seperti yang saya harapkan. Kini, saya bisa belajar dengan tegas berkata,”Tuhan tidak pernah berubah. DIA tetap sama dulu, sekarang, dan selamanya. Kalau hari-hari kemarin saya melihat pertolongan-Nya, maka kini dan nanti aku tetap dibela-Nya!”

Dulu saya mudah sekali gelisah, ketika hari – hari menjelang yang akan saya lewati ditutupi kabut. Tapi sekarang…Tuhan membuat saya berhasil mempercayai, bahwa Tangan Tuhan yang memegang hidup saya itu lebih dari cukup. Saya tidak perlu tahu seperti apakah hari-hari yang akan saya lalui? Yang saya tahu, selama saya bersama Tuhan, semua kesulitan ataupun kesukaan dan kemudahan adalah anugerah yang indah. Yang saya tahu, bersama Tuhan segala sesuatu yang masih misteri itu menjadi hal yang menyenangkan. Bersama Tuhan, sekalipun saya belum melihat seperti apakah jalan hidup saya ke depan…saya bisa tinggal dengan tenang.

Dikirimkan-Nya pasukan malaikat supranatural yang dipimpin oleh Roh untuk bekerja menggerakkan teman-teman berjaga di kiri dan kanan saya sehingga saya tidak pernah sendiri.

Dihindarkan-Nya saya dari segala keputusan bodoh, melalui orang-orang yang bersedia menyapa dan memastikan saya baik-baik saja.

Tahun-tahun pahit dan hari yang penuh ketidakpastian yang saya lewati, membuat saya mengalami lawatan Tuhan. Tahun-tahun yang memberikan pengalaman yang mendebarkan bersama Tuhan. Dan pengalaman itu, telah membuat saya lebih mengenal Pribadi-Nya yang penuh kejutan.

Dan minggu ini…..selain Firman-Nya masih menggaung di hati saya, ada satu lagu yang terus mengingatkan bahwa saya ada di dalam tangan-Nya. Bahwa…di dalam tangan-Nya ada jaminan kepastian yang tidak diberikan oleh dunia ini.

NKB049 – Tuhan Yang Pegang
Tak ‘ku tahu ‘kan hari esok, namun langkahku tegap.
Bukan surya ‘ku harapkan, kar’na surya ‘kan lenyap.
O tiada ‘ku gelisah akan masa menjelang;
‘ku berjalan serta Yesus, maka hatiku tenang.

Refrein:
Banyak hal taku ‘ku fahami dalam masa menjelang.
Tapi t’rang bagiku ini: Tangan Tuhan yang pegang.


Makin t’ranglah perjalanan, makin tinggi aku naik.
Dan bebanku makin ringan, makin nampaklah yang baik.
Di sanalah t’rang abadi, tiada tangis dan keluh;
Di neg’ri seb’rang pelangi, kita k’lak ‘kan bertemu.


Tak ‘ku tahu ‘kan hari esok, mungkin langit ‘kan gelap.
tapi Dia yang berkasihan melindungi ‘ku tetap.
meski susah perjalanan, g’lombang dunia menderu.
DipimpinNya ‘ku bertahan sampai akhir langkahku.


Dulu saya sering berteriak kepada-Nya,"God, I have big problem!!"
sekarang, saya bisa berkata,"Hi Problem, I have BIG GOD!"

...Tuhan, dari hatiku yang paling dalam aku ingin menyampaikan..."Terima Kasih"

5 komentar:

nanaharmanto mengatakan...

Mbak...adem baca tulisanmu...
aku perlu belajar darimu dalam menyikapi segala perkara...
kadang aku masih aja menggerutu pada-Nya, hanya karena aku tak tahu apa rencana-Nya..

Sering aku nggak sabar menunggu waktu- "NYA"...
Seharusnya aku terus yakin bahwa DIA selalu mendengarkan setiap keluh dan pintaku...

Thanks for sharing, Mbak...

Femikhirana mengatakan...

aku suka lagu itu, Ris
kamu menuliskan seperti itu rasanya jadi :
tenanglah kini hatiku,
Tuhanku pimpin langkahku,
di tiap saat dan kerja,
tetap kupegang tangan-Nya

DV mengatakan...

Tulisan ini salah satu yang terbaik yang pernah kutemui di blogmu....

Tulisan seorang yang sudah dewasa secara iman!

Fredy mengatakan...

Tulisan yang bagus untuk direnungkan.
Terimakasih sister !

Retie mengatakan...

Waoooo mantap....