Minggu, 22 Februari 2026

Kekuatan Menghadapi Masa Depan

Ringkot Minggu, 22 Feb 2026 

Bpk. Pdt. Ranly Kojo

Yesaya 41:10 (TB)  janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. 

Pada dasarnya kehidupan manusia bergerak maju dengan harapan tentang masa depan dan keadaan yang lebih baik. Tetapi pada realitanya tidak semua mendapatkan ekspektasi positif. Masa depan bukan sekedar semangat optimisme, kita tidak bisa menyanggah bahwa masa depanpun masih ada misteri dan ketidakpastian. 

Ada beberapa hal di luar prediksi, kekuatiran, ketakutan terhadap perubahan, dan keadaan yang melemahkan semangat juang kita. 

Kita tidak kebal terhadap kekuatiran dan kecemasan. Iman Kristen mengajarkan kita untuk menghadapi masalah kita dengan keberanian. Bukan meniadakan kenyataan. Tuhan memerlukan percaya dan iman kita. Dengan iman dan percaya inilah memberi kita kemampuan untuk menghadapi kenyataan hidup. 

Ayat ini ditulis saat Israel menghadapi ketidakpastian karena dalam masa pembuangan sehingga tidak mampu melihat masa depan. Firman Tuhan yang disampaikan ini bukan janji yang kosong tetapo sebuah deklarasi Illahi atau pernyataan Allah tentang sumber kekuatan mereka dalam menghadapi ketidakpastian hidup. Waktu itu mereka miskin, terlantar, dan sulit beribadah. 

Kekuatan menghadapi masa depan datang dari siapa yang menyertai kita dan bagaimana Allah bekerja membela kita. Bukan dari keadaan yang baik dan bersahabat. 

Dua kekuatan dari Allah untuk menghadapi masa depan dengan iman : 

1. Kekuatan kita hadir dari penyertaan Allah, bukan dari kepastian situasi di sekitar kita. 

Ulangan 31:8 (TB)  Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati." 

Alkitab - Allah tidak pernah menjanjikan hari esok tanpa masalah. Dia berjanji untuk selalu menyertai, memampukan, dan memberikan kemenangan - Ebenhaezer. Roma 8:28, jika Allah hadir dalam hidup kita sesuatu yang baik pasti terjadi. 

"Jangan Takut sebab AKU menyertai engkau(Al-tira ki immekha-ani)" bukan sekedar kata basa basi tapi sebuah instruksi atau perintah. Karena Allah bersama dengan orang2 pilihan-Nya. 

Allah yg berkuasa dan ada di tempat tinggi. Allah yg berkuasa ini juga hadir dalam hodup kita sehari2. Allah tidak pernah jauh Dia ada bersama kita untuk melakukan hal2 baik. 

2. Bertumbuh dari pertolongan dan peneguhan Allah dalam hidup kita 

2 Korintus 12:9 (TB)  Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. 

Ketika kita tidak mampu dan berserah penuh pada Tuhan maka terjadi kesempurnaan pertolongan Allah yang memenangkan kita. 

Kata meneguhkan dalam Yes 41 : 10 - merupakan tindakan aktif Allah dalam memberi kekuatan dalam hati kita. Allah tidak selalu menolong dengan mengubah keadaan tetapi seringkali Allah memilih untuk menambahkan kekuatan serta kapasitas iman dalam hidup kita dalam menghadapi permasalahan kita. Sehingga dalam setiap peristiwa yang kita hadapi akan membangun pribadi yang baru dan makin kuat. Jadi andalkan Tuhan 


~ kata - Menolong engkau ~ Tuhan memberikan jalan keluar 

~ Memegang ~ kita digandeng, tidak dibiarkan sendiri dan disertai oleh kasih Tuhan

Kesimpulannya : 

Kenyataan hidup dan masa depan tidak selalu ramah dan sesuai dengan harapan kita yang baik. Ingat satu hal harapan dan masa depan kita ada di tangan Tuhan 

Dua hal yang menjadi kekuatan kita :

~ kekuatan kita dari penyertaan Allah

~ dari pertolongan dan peneguhan Tuhan









Iman Yang Berdaya Guna

Bpk. Pdt. Petrus Suyanto 

Menara Doa, 21 Feb 2026 

Iman yang produktif adalah iman yang berdayaguna, berhasil guna, atau berbuah.

Matius 8 : 5 -13  

Oleh karena Iman perwira Kapernaum, maka terjadi mukjizat kesembuhan dalam tubuh hambanya. Imannya mengatakan bahwa apa yang dikatakan Tuhan Yesus pasti terjadi. Karena perkataan Tuhan Yesus adalah FIRMAN yang Ya dan amin. 

Ciri-ciri iman yang produktif :

1. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yg kita harapkan - Perwira tadi meletakkan harapannya pada perkataan Tuhan Yesus. Perwira tadi percaya bahwa Yesus punya kuasa untuk menyembuhkan. 

Dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat - perwira tadi percaya jika Tuhan Yesus berkata "sembuh" maka Hamba Perwira tadi pasti sembuh. 

Percaya kepada sumber yang dipercaya. Siapakah sumber percaya kita 

2. Berani melangkah atas dasar Firman Tuhan. 

3. Percaya pada otoritas - Dia percaya bahwa Tuhan Yesus berkuasa atas segala sesuatu yang diciptakan-Nya. Dia ada di dalam kita, kemanapun kita pergi ada bersama2 dengan kita. 

4. Mencari hingga mendapatkan Yesus. Saat menghadapi kesesakan hidup dan butuh pertolongan, datang pada Yesus. Bukan mengandalkan kekuatannya sebagai pejabat yang berkuasa. 

Kepada siapa kita percaya menentukan keadaan iman kita. Percaya kepada Firman Tuhan akan menghasilkan iman yang berdaya guna karena iman yang hidup lahir dari pendengaran akan Firman Allah. ***Ris





Rabu, 11 Februari 2026

Sabetan Lidi Pagi Hari

Senin masih pagi sekali aku sudah rapi berseragam putih-putih. Sudah sarapan tinggal menunggu becak langganan mengantar ke sekolah. 

Karena gabut aku ke halaman belakang rumah. ART sebut saja mbak Min sedang menyapu daun-daun kering yang berserakan. Entah bagaimana tiba-tiba saja aku ingin iseng (dengan keisengan yang salah). Mengambil sebuah lidi blarak (daun kelapa yang kering) lalu menyabet-nyabetkan ke kaki mbak Min. Sekali melihat dia menjingkat kaget aku tertawa (menurutku) gerakannya lucu seperti anak kecil main lompat tali. Dia beberapa kali bilang,"Sakiit lho Dik. Sudah sakit lho!" 

Dan aku masih tertawa-tawa. Adegan itu berhenti setelah Ibu memanggil dengan nada yang lembut, tegas, tapi mengerikan

"Mbak Min, tolong bawa ke sini lidinya!" kata Ibu. Mbak Min menurut sambil sesekali mengusap betisnya. 

Ibu melambaikan tangan ke arahku, aku mendekat... daaan? "Psaat.. ppsaat... psaat!" Lidi yg tadi aku pakai menyabet mbak Min disabetkan ke dua betisku. Aku menjerit-jerit kesakitan. Mbak Min menjerit terkejut dan meminta Ibu berhenti menghukumku. Alih-alih kasihan.. Ibu masih melanjutkan hukumannya kepadaku. 

Puas membalaskan sakitnya mbak Min kepadaku, Ibu berkata lembut tapi tegas. 

"Sakit? Lha rumangsamu mbak Min gak sakit ta kamu sabetin? Inget baik-baik, jangan nyubit kalau gak mau dicubit, jangan mukul kalau ga mau dipukul!" 

Pelajaran itu sangat membekas di hati. Sejak itu saya berhati-hati dalam berbicara dan bertindak. Bukan karena takut dihajar sama Ibu, lebih kepada pengertian kulit sama kulit jika aku sakit saat disakiti maka orang lainpun akan sakit saat aku sakiti. 

Saya dibesarkan dengan gaya VOC? Iya..Tapi saya menuliskan ini dengan hati yang bersyukur sekalipun orangtua saya  pada waktu saya kecil belum hapal bunyi hukum kasih, namun sudah menerapkannya dalam kehidupan kami sejak kecil. 

Matius 7:12 (TB)  "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. 

Kebalikannya :

Berarti juga segala sesuatu yang KAMU TIDAK KEHENDAKI supaya orang lain perbuat kepadamu ya jangan kamu perbuat. 😊 

Semoga kita semakin bijak saat berinteraksi dengan sesama kita. **RIS

Jumat, 06 Februari 2026

Tangguh

Aku menamainya Tangguh. Satu dari 8 anak ayam yang menetas dari induk ayam yang pertama. Dia bukan anak ayam yang bagus fisik dan bulunya. Juga bukan anak ayam yang bisa terbang di usia yang masih muda. Dia justru menetas dalam kondisi yang berkebutuhan khusus.

Lehernya tidak bisa langsung tegak, seringkali dia terjatuh saat menyusul anak-anak ayam lain yang ikut induk. Awal kehidupan setelah menetas dia sering tercebur di tempat minum karena ketidakmampuannya menjaga leher tetap tegak. Cenderung lunglai dan berputar. Setiap dia berciap panik aku mencoba menolong untuk membangunkan dari posisi jatuhnya. 

Tangguh sangat menyukai kehangatan matahari pagi. Itulah sebabnya aku tidak lagi memisahkan dia dari gerombolan induknya. Semakin hari lehernya semakin tegak, tidak lagi lunglai. Dia juga makin besar dan gesit bahkan tumbuh menjadi ayam remaja yang cantik.

Kalau diingat-ingat proses pengeraman induk Tangguh dan saudara-saudaranya juga melalui proses yang di luar nalar. Saat induk yang lain mengerami di tempat yang aman, Ibu tangguh mengerami telur-telurnya di tanah berumput dekat tembok kami. Kami tidak memindahkan telur-telir itu karena berisiko si Induk mogok mengerami. Yang bisa kami lakukan adalah memasang penutup agar tidak kepanasan ataupun kehujanan. 

Atap penutup darurat itu tidak mampu menghalangi masuknya air hujan dari bawah sudah bisa dipastikan telur2 itu juga pernah dierami di tanah basah yang dingin. Logikanya tidak akan ada yg menetas. Namun nyatanya? Dari 11 telur yang dierami menetas 8.

Ini hanya catatan sederhana, tentang rezeki seringkali seperti takdir yang tidak bisa dibatalkan ataupun dikejar. Logika seharusnya telur dierami di tempat yg kering dan hangat. Nyatanya kalau sudah rezeki ya tetap saja bisa menetas. Secara logika ayam yg sudah kena tetelo kecil harapan untuk hidup bahkan tumbuh normal. Nyatanya... Tangguh bisa sembuh dan tumbuh normal layaknya saudara sepenetasan.

Adakah hari2 ini kita melewati jalan-jalan yang sulit dan terlihat mustahil? Adakah kita merasa tidak ada lagi harapan?

Ingat satu perkara, selama kita masih percaya bahwa Tuhan ada dan berkuasa selama itu juga kita bisa menembus kemustahilan. Bagian kita mengupayakan tang terbaik, selebihnya Tuhan yg menyelesaikannya bagi kita semua. Amin

Kamis, 29 Januari 2026

Yang Tidak Terpecahkan

 Menembus Batas- 

Bpk. Yohanes Sulistiono 

Seringkali di dalam hidup ini kita bergadapan dengan masalah-masalah yang tampak rumit, dan kusut. Semua nasalah tampak begitu besar, berat, dan terlihat mustahil. Namun sebagai orang percaya kita diberi kuasa untuk menembus batas, mengatasi kemustahilan, dan memecahkan yang tidak terpecahkan. 

Orang percaya bisa memecahkan yang tidak terpecahkan, mengatasi hal2 yang mustahil karena : 

1. Orang percaya punya akses kepada kekuatan Illahi. Sehingga orang percaya mungkin untuk melakukan hal yg mustahil.

Markus 9:23 (TB)  Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" 

(Yoh 14:12 - 14) dalam ayat ini kita melihat ada keistimewaan yang diberikan bagi orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, yaitu : 

▪︎melakukan pekerjaan-pekerjaan besar seperti yang Yesus kerjakan saat berada di dunia

▪︎jika kita meminta sesuatu di dalam nama-Nya, Tuhan Yesus akan melakukannya. 

2. Manusia dibuat hampir mirip dengan Allah. 

(Mazmur 8 : 4-6a) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, 

Dalam hal apakah Allah membuat manusia hampir sama seperti Allah? Ini bukan menyoal pada bentuk fisik tapi lebih kepada sifat Allah yang : berdaya cipta, memiliki akal budi, dan secara naluriah memiliki spirit moral yang baik sehingga mampu membedakan mana yang benar dan salah. (Kej 1: 26) 

3. Orang percaya dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat (Mzm 8 : 6b) 

Apakah keistimewaan  kemuliaan dan kehormatan yang diberikan kepada orang percaya? 

Apa untungnya dikaruniai kemuliaan Allah?

▪︎Ketika Adam belum terputus hubungan dengan Allah, dia diberi kemuliaan Allah. Sehingga memiliki kuasa penuh untuk mengelola bumi, dan berkuasa atas hewan2. Adam memiliki kuasa untuk memerintah alam semesta. Kata-kata Adam memiliki kuasa untuk memerintah hewan-hewan baik yang jinak maupun buas. 

Kita sudah diperdamaikan dengan Allah oleh karya salib Yesus. Kita dipulihkan agat kita dapat menghadapi dunia. Perkataan orang percaya adalah perkataan yang berkuasa. Ingat, apa saja yang kita minta di dalam nama Tuhan Yesus, DIA akan melakukannya bagi kita. 

▪︎▪︎Nilai2 kerajaan Allah ada dalam diri kita. Nilai-nilai apa? 

- mengampuni saat disakiti (seperti Allah mengampuni kita)

- tetap berbuat baik meskipun berhadapan dengan orang jahat

- menjaga kesucian saat berhadapan dengan godaan

- teguh berdiri di atas kebenaran 

Roma 5:1-2 (TB)  Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.

Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan ALLAH 

Jika hidupmu sedang tidak baik-baik saja. Ingatlah hidupmu sudah dibayar lunas dengan darah yang mahal. Tuhan mengasihimu dan sudah memberi kuasa bagimu untuk memecahkan yang tidak terpecahkan, menembus batas yang merintangi, dan menciptakan keajaiban debgan perkataan dan perbuatan kita. Selamat menikmati kasih dan kuasa Tuhan. **Ris**





Minggu, 21 Desember 2025

Damai Sejahtera Yang Mempersatukan

Bpk. Pdt. Yakob Kristianto

GPdI Magetan 

Ringkot oleh : Riris Ernaeni

Efesus 2:14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, 

Siapakan Dia? Yesaya 9:6 (TB)  (9-5) Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. 

Gereja sebagai Tubuh Kristus, seringkali bagian tubuh yang tidak kelihatan itu memiliki peran yang penting dan menentukan. Masing2 memiliki tugas dan panggilan dalam pelayanan kepada Tuhan. Namun semua disatukan dalam damai sejahtera Allah 

Yang dipersatukan oleh Raja Damai adalah :

1. Mempersatukan manusia dengan Allah. Kalau dulu tercerai oleh dosa, dengan pengampunan yg dikerjakan di atas Kayu Salib membuat kita terhubung langsung dengan Allah, dan olehnya kita bisa memanggil Allah dengan sebutan,"ABBA BAPA" 
1 Domba untuk semua bangsa sudah membuat kita layak mendapatkan kasih karunia Allah.

Ibrani 9:22 (TB)  Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan. 

2. Mempersatukan manusia dengan manusia. Ketika kita percaya Yesus maka manusia memiliki pendamaian dengan sesamanya. Ketika Tuhan mengampuni dan menghapus dosa kita maka kewajiban kita adalah mengampuni dosa sesama kita. 

_Matius 18:32-33 (TB)  Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku. Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?_ 

Orang yang sering menyakiti bisa jadi tidak ada damai sejahtera dalam hatinya. Orang yg menjadi trouble maker sesungguhnya⁹ sakit jiwanya (orang yang waras tidak akan menyakiti sesamanya) 

POV pribadi :
Sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti" - segala kejahatan dan angkara murka akan luluh dan kalah oleh cinta kasih dan kelembutan 

Allah adalah penjamin hidup kita :
1. Pengampunan untuk dosa dan salah kita
2. Kesembuhan untuk penyakit
3. Kecukupan hidup
4. Jaminan masa depan

 Selamat menyambut Natal dalam damai sejahtera Allah



Senin, 18 Agustus 2025

Semboyan Yang Terkoyak

Oleh : Riris Ernaeni

Merdeka! Merdeka! Merdeka!
Pekik membahana 
melintasi generasi, waktu, dan  ruang
menembus 8 dekade Indonesia 

Merdeka!
Pemantik semangat jiwa
sekaligus menyemai tanya, benarkah?
Benarkah kita telah merdeka? 

Jika perbedaan menjadi masalah
minoritas menjadi objek penderita
rumah ibadah dirusak
persekusi  dimana-mana
mayoritas jumawa
yang (merasa) kuat seolah berkuasa
bebas berbuat suka-suka
di jalanan, di rumah ibadah, di sekolah
bergerak liar merusak tanpa rasa bersalah 

Hukum hanya wacana
Seolah tanpa daya membekuk pelanggar
Hukum kehilangan tenaga
Tidak bisa mengembangkan payung perlindungan 

Media sosial menjadi ajang berkomentar
tak peduli salah atau benar
tak peduli memicu amarah atau memadamkannya
tak peduli adab dan kesopanan 

Semboyan Bhineka Tunggal Ikha terkoyak
Persatuan Indonesia di tepi jurang kehancuran
Kemanusiaan Yang adil dan beradab hanyalah sila yang dihapalkan
Semua luruh menjadi abu-abu
Dirusak ambisi atasnama Ketuhanan Yang Maha Esa 
Mari kita bangkit menjadi Pendoa
Yang mengupayakan kesejahteraan tempat kita tinggal
menjahit yang terkoyak
Mengokohkan yang lemah
Menyerukan semangat 
Satu INDONESIA


---DoaHT,180825---

Minggu, 13 Juli 2025

Pokok Anggur dan Ranting Nya

 13 Juli 2025 

Pdt. Faisha Sudarlin

GKJ Pamulang 

Pokok Anggur Yang Benar dan Carang2-Nya 

Yohanes 15:1-8

Relasi kita dengan Allah digambarkan seperti Pokok Anggur dan ranting-ranting-Nya. 

1. Ranting-ranting itu akan menjadi kokoh, rimbuh, dan berbuah lebat jika melekat pada pokoknya yang menjadi sumber kehidupan. 

Demikian juga kita jika kita mau terus dekat melekat dengan Tuhan, mengandalkan Tuhan dalam setiap keadaan, maka kehidupan kita akan akan semakin kuat dan berbuah lebat. 

Jika kita timggal di luar Kristus maka kita menjadi rapuh, patah, dan mengalami kematian rohani. 

Orang Percaya harus punya rasa bergantung dan melekat kepada Allah. Awal dari dosa adalah saat manusia kehilangan rasa kebwrgantungan atau kemelekatan pada Allah. Contoh : Adam jatuh saat dia termakan tipuan ular kalau dia bisa seperti Allah. 

Manusia congkak dan sombong adalah manusia yang lupa bahwa segala yang dimiliki adalah karunia Tuhan. Ketika seseorang merasa tinggi merasa mampu maka rasa bergantung dan melekat kepada Tuhan menghilang sehingga timbullah kesombongan. 

2. Pohon anggur dan ranting memiliki makna bahwa Allah mau memakai kita untuk memberikan manfaat bagi banyak orang. Kita dipersiapkan untuk menjadi alat, media, dan sarana untuk menjadi saluran berkat. Ranting adalah tempat daun, bunga yang membawa sari kehidupan dan buah yamg dapat dinikmati banyak orang. 

Buah apa yang dikehendaki Allah untuk kita hasilkan?

Tuhan meminta kita mampu menyentuh kehidupan orang lain. Bukan kuantitasnya namun kualitasnya.

Seperti kisah pengerja/ pelayan kecil di Gereja kecil di Eropa memberitakan kabar baik dengan setia.

 Kotbahnya (Yesaya 45:42) sangat menyentuh hati seorang Charles Spurgeon yang saat itu sedang mencari jati diri dan kepastian keselamatan dari Tuhan. Pengkotbah kecil tersebut menyapa : "Anak Muda, lihatlah kepada Tuhan. Tidak perlu ilmu yang tinggi. Lihatlah kepada-Nya dan Engkau akan diselamatkan" 

Saat itu juga Charles Spurgeon menyerahkan diri menjadi hamba Tuhan. Dan karena pelayannya ini Charles mengembalikan jiwa-jiwa yang sempat meninggalkan Tuhan dan kegiatan ibadahnya.

Lihatlah bahwa sekecil apapun pelayanan kita asal dilakukan dengan setia dan penuh cinta dan keyakinan akan menghasilkan dampak yang kuar biasa.




Jumat, 13 Juni 2025

Kedua Tanganku Baik dan Manis

Tangan kanan masih ngilu efek kecelakaan Sabtu lalu. Di saat-saat seperti ini tangan kiri benar-benar mengambil peran lebih banyak segala aktivitas. Diam-diam saya bersyukur punya 2 tangan. Saat tangan kanan sedang lemah tangan kiri menopang.

Diam-diam saya bersyukur sejak dulu, sejak punya anak saya tidak pernah mengatakan tangan manis untuk tangan kanan, dan tangan jelek untuk tangan kiri. 

Jika ada saudara atau sesepuh yg mengajari sopan santun dengan cara demikian biasanya langsung saya koreksi  dengan berkata,"Semua tanganmu baik dan manis. Tapi kalau memberi salam, menerima atau memberi sesuatu kepada orang lain mesti pakai tangan kanan ya? Ini.. tangan kananmu yang ini kiri."

Awalnya saya beri penanda tali satin berwarna untuk tangan kirinya. 

Yah.. kalau memberi dan menerima dengan menggunakan tangan kiri itu tidak sopan (menurut adat ketimuran) bukan berarti tangan kiri itu jelek. 😊

Terima kasih untuk kedua tanganku yang baik dan setia. 


Celoteh sore, saat tangan kanan tremor menahan ngilu.


Risnaeni. 130625

Kamis, 12 Juni 2025

Pendukung Doa Pelayanan

Akhir Mei yang lalu saya kebagian tugas untuk memimpin pujian di Rayon 7 (ibadah rumah tangga sesuai domisili). Kondisi Kesehatan belum sepenuhnya pulih dari Flu, tetapi menurut saya sudah cukup siap untuk menyanyi tanpa ada interupsi batuk tiba- tiba. Sedari pagi selain persiapan lagu, dan mencoba nada sendiri tanpa iringan music; saya sungguh-sungguh bedoa agar suara saya tidak fals karena saluran pernapasan belum bersih dari lendir pengganggu.

Sampai di rumah yang mengundang kebaktian rayon, tiba-tiba saja batuk lumayan ngikil. Menggunakan inhaler dengan harapan batuk mereda. Alih-alih mereda malah makin parah. Jujur rada panik juga karena jam sudah mendekati ibadah dimulai. Lintang hari itu ikut saya pelayanan. Melihat saya agak sesak dia berbisik,”Dalam nama Yesus mama sembuh!”

Ketika penyesuaian nada dengan pelayan music keyboard, suara saya benar2 tidak bisa kompromi dengan nada2 yang terendah yang bisa diikuti kaum pria. Sedikit tercekik rasanya.

Saya berbisik kepada Lintang,”Tolong doakan mama, ya?”

Dia mengangguk dengan mimic muka yang prihatin tapi serius mau mendoakan. Menunggu waktu mulai, saya melirik dia komat kamit tanpa suara. Saya benar-benar berserah kepada Tuhsn.

Tiba waktu mic diserahkan ke saya. Saya berdiri dengan perasaan mantap seperti tengah didorong sesuatu yang kuat. Ketika mengucapkan kalimat pembuka suara saya benar-benar pulih. Napas tidak lagi pendek, dan bisa menyanyi denhan nada2 yang sudah disepakati dengan pemusik. Suara saya pulih, sepanjang tugas saya sama sekali tidak batuk. Sesekali saya melirik Lintang yang kusuk mengikuti ibadah, sesekali diam komat kamit..hehe.

Selesai memimpin pujian saya kembali duduk dekat Lintang. Dia langsung menyodorkan botol air mineral yang dia minta dari Tuan Rumah. Mendapat pelayanan seperti itu dari anak sendiri rasa hati menghangat tiba-tiba.

Pulang ibadah dalam perjalanan dia bilang,”Puji Tuhan, Tuhan mengabulkan doaku. Aku tadi Cuma bilang sama Tuhan agar Dia menolong mama menyanyi dengan baik. Karena eaktu tadi ambil nada suara mama seperti tercekik."

Ya , doa anak kecil pun didengar Tuhan, dan DIA membuat mukjizat pertolongan tepat pada waktunya. doa orang benar bila dengan yakin didoakan, besar kuasanya. Dan setiap kesulitan, masalah, serta pergumulan memberi kita kesempatan mengalami kedahsyatan Tuhan.

Satu lagi, pendukung doa yang terkuat adalah keluarga. itulah sebabnya jaga keutuhan keluarga agar pelayanan kitapun menjadi pelayanan yang utuh dan mempermuliakan nama Tuhan

Minggu, 08 Juni 2025

TUHAN melihat Sampai Hal yg Terkecil

Bpk. Pdt. Tonggoni Gulo

Ringkot Ibadah Raya, 8 Juni 2025

Yang ditolong Roh Kudus adalah mereka yang bergerak dan bertindak dalam iman. Roh Kudus menolong orang percaya yang mau melakukan sesuatu. 

Mrk 4 : 35-41 

Janji Allah dipenuhi saat kita mengambil keputusan untuk TAAT pada perintah Tuhan. 

Markus 5:1-20 

Saat Yesus diikuti banyak orang, DIA memilih untuk menyingkir ke Gerasa, melayani 1 orang.. dan orang tersebut adalah orang gila karena kerasukan. 

Tuhan tidak pernah menganggap sepele pelayanan yang kecil dan tidak terlihat. 1 orang bagaimanapun kondisinya penting bagi Tuhan. 

Bagi Tuhan tidak ada yg dipandang sepele. Semua penting untuk diperhatikan. Orang hila tersebut pada akhirnya menyadi pewarta kabar baik. Sehinhha 1 kota Dekapolis ada pembeeitaan ttg YESUS.



Iman itu percaya dan taat

 Rayon 7, 28 Mei 2025 

Bu Kesi 

Ibrani 11:1 (TB)  Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. 

Keadaan dunia yamg semakin kacau dan jahat maka kita harus memiliki iman yang kuat. Tidak hanya menyoal kehidupan di dunia tetapi juga tentang hidup yang kekal. 

Maka iman di dalam Yesus menyoal kehidupan yang duniawi dan kehidupam kekal dalam sorga.

Iman ini yang akan membawa kita kepada Yesus di Sorga. Kehidupan Kristiani adalah sebuah perjalanan. Menghadapi tantangan demi tantangan. 

Iman timbul dari pendengaran Firman Tuhan : Roma 10:17 (TB)  Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. 

1. Iman adalah percaya meskipun belum melihat. 

Yohanes 20:29 (TB)  Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya." 

Menjaga hati, pikiran, perkataan, dan perilaku. Ucapkan yang baik dengan iman. 

2. Iman itu Taat melakukan kehendak Tuhan

FT tidak hanya untuk didengar tapi juga untuk dilaksanakan. Seperti Yesus :

Yohanes 4:34 (TB)  Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. 

Yesus taat tanpa syarat. Dia memilih untuk total melakukan kehendak Bapa. Kehendak Bapa itu banyak mencakup kerukunan (Mazmur 133)

Hidup Oleh Iman Bukan dengan Ketakutan

KKR PELWAP, 22 April 20w5

Ibu. Pdt. Getsy Harianto

2 Korintus 5:7 (TB)  — sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat — 

Kita mau belajar terus belajar peecaya dan memoeecayakan hidup kita sekalipun jawaban doa ini blm atau tidak terlihat. Sekalipun masih dalam penantian tetapi harus tetap beriman dan peecaya kepada Tuhan 

Mazmur 37:5 (TB)  Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; 

Ini merupakan penegasan bahwa ketika kita berserah dan percaya hari demi hari maka kita akan melihat Allah bekerja dan bertindak salam segala aspek hidup kita. Kalau kita ingin melihat Allah mengerjakan hal2 yg besar dalam hidup kita maka ada 2 kunci adalah berserah dan percaya.

1. Berserah Kepada Tuhan

Berserah artinya mengizinkan Tuhan sendiri yang bertindak. Berserah artinya : memindahtangankanì semua masalah kehidupan ke tangan Tuhan. Dan setiap masalah yang ada di tangan kita maka pasti akan menemukan jalan keluar. Karena Allah pasti bertindak menolong kita. 

Seperti Daud yang masih muda menyerahkan Goliat dalam tangan Tuhan yg berkuasa. Itu yang menjadi kunci kemenangan Daud.

1 Samuel 17:45 (TB)  Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. 


2. Percaya kepada Tuhan

Percaya dulu baru melihat janji Tuhan. Setiap tindakan yang tidak didasari iman yang benar akan menimbulkan masalah. Contoh : keputusan Sara untuk menyerahkan Hagar menjadi madunya.


Belajar Dari Pemulihan Ayub

 28 April 2025 

Pdt. Ishak Tulus 

Pemulihan Yang On Time 

Ayub 42:10 (TB)  Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. 

Ayub bisa bertahan sampai dapat pemulihan 2x lipat . Ada 3 prinsip : 

1. Ayub 1 : 10 - yang membuat Ayub kuat lewati krisis adalah hubungannya dengan Tuhan tidak pernah krisis. 

Seberat, sebesar apapun permasalahanmu selama masih terhubung dengan Tuhan maka akan selalu ada harapan dam solusi.

Ay 21-22 - saat jatuh Ayub tetap percaya dan bersikap benar di hadapan Tuhan. Jaga hubungan dan keintiman dengan Tuhan agar engkau kuat dan berkemenangan saat menghadapi krisis. Lebih baik di tempat krisis tetapi bersama Tuhan, daripada  di tempat yang berlimpah namun tanpa penyertaan Tuhan. 

Setiap masalah yang diizinkan Tuhan selalu berujung pada kebaikan. 

Situasi boleh buruk, tapi perkataanmu harus tetap baik. Karena ada kuasa dalam setiap perkataan. 

Jangan terpengaruh dengan suara yang di luar. Tapi pegang baik2 Firman Tuhan. 

2. Ayub 2 : 9-10 jo Ayub 19:17.. Jaga hubungan suami istri dengan cara :

a. Bereskan cara berbicara

b. Bereskan cara mendengarkan

c. Terima pasanganmu apa adanya. Buanh semia ekspektasi, bangun karakter bersamaw 

3. Ayub dipulihkan 2x setelah mendoakan sahabat2nya. Sekrisis apapun jangan sampai ada krisis hubungan karena kepahitan. Tetap memaafkan , hubungan tetap cair dan hangat. Jangan membenci atau kepahitan sama oeang lain.


Jumat, 06 Juni 2025

SEMBILAN CARA ROH KUDUS BEKERJA ( 2 )

Diambil dari tulisan Bpk. Pdt. Samuel Jianto

(Sambungan kemarin)


5. DIA MEMBERI KEKUATAN UNTUK MELAYANI   

Roh Kudus juga memberi kita kekuatan untuk melayani. Ini berarti Dia memampukan kita melakukan apa yang telah dipanggil untuk kita lakukan.

Dari perjanjian Lama, kita mengamati kehadiran Roh Kudus yang memberi kuasa dalam kehidupan Yosua (Bil 27:18), Saul ( 1 Sam 11:6),  Daud (1 Sam 16:13), dan banyak lainnya, untuk menyelesaikan apa yang mereka dipanggil untuk lakukan.

Dalam Perjanjian Baru, kita melihat bahwa ia memberi kuasa kepada Pelayanan Yesus di bumi (Luk 4:14), Murid-murid mula-mula (Kisah 1:8), dan pemberitaan Injil ( Kisah 4:8,31;6:10; 1 Tes 1:5).

Misalnya, Petrus dan Yohanes, dua orang terpenting dalam sejarah gereja, dianggap sebagai "orang-orang biasa yang tidak terpelajar" (Kisah 4:13), namun Tuhan bekerja dengan penuh kuasa melalui kehidupan mereka.

Jadi, bersemangatlah dan bersikaplah rendah hati.

Karena “apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk mempermalukan apa yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk mempermalukan apa yang kuat” (1 Kor 1:27).


6. DIA MEMBANTU ANDA BERDOA 

Roh Kudus aktif membantu dalam kehidupan doa kita (Rom 8:26–27). Akan ada saat-saat—mungkin bukan — dalam kehidupan anda sebagai seorang Kristen ketika anda merasa tidak mampu dalam kehidupan doa anda atau tidak tahu apa yang harus didoakan. Pada saat-saat seperti itu Roh Kudus akan membantu kita ketika kita tidak tahu bagaimana cara berdoa memohon kehendak Tuhan dalam situasi tertentu.


7. DIA MEMBIMBING ANDA

Roh Kudus membimbing kita (Gal 5:16,25; Kis 8:29;13:2;15:7–9;16:6; Rom 8:14). Ia menuntun Yesus ke padang gurun (Mat 4:1), memberikan petunjuk langsung kepada Filipus (Kis 8:29).

Meskipun Roh Kudus bekerja membimbing kita pada tingkat yang dalam dan pribadi, Kitab Suci menyatakan bahwa kita bertanggung jawab untuk bekerja sama dalam bimbingan-Nya dengan “hidup menurut Roh” (Rom 8:4;Gal 5:16).


8. DIA MEMBERI KEKUATAN UNTUK MEMBANGUN GEREJA 

Gereja tidak dibangun melalui keterlibatan politik atau kekuatan militer. Gereja dibangun melalui pemberitaan Injil. Tuhan tidak meninggalkan kita sendirian dalam pekerjaanNya, Dia mengirimkan Roh Kudus untuk memberdayakan upaya penginjilan.

Roh Kudus memberi kita kuasa untuk menjadi saksi (Kis 1:8), mengarahkan usaha penginjilan kita ( Kis. 8:26, 29), dan memberi kita kuasa dalam usaha penginjilan kita (Kis 4:31;6:10;1 Tes 1:5;1 Pet. 1:12).


9. DIA MEMBERI KARUNIA-KARUNIA ROHANI 

Roh Kudus bekerja melalui kita dengan memberikan karunia-karunia rohani (1 Kor 12:11).

Dia juga tidak memberikan kita karunia-karunia ini demi keuntungan pribadi kita.

Dia memberi kita karunia-karunia untuk kebaikan bersama jemaat (1 Kor 12:7). Kita menerima karunia-karunia rohani untuk membangun jemaat, memberi kita karunia-karunia supaya kita dapat melayani orang lain (1 Pet 4:10).

Memberikan beberapa karunia rohani, seperti bahasa roh dan nubuat, sebagai tanda bagi orang-orang yang tidak percaya (1 Kor 14:22). Kadang-kadang Allah akan menyatakan kemuliaan-Nya kepada orang-orang yang tidak percaya melalui pertunjukan karunia-karunia rohani yang bersifat supranatural.

Ada beberapa karunia rohani yang tercantum dalam Alkitab (Rom 12:3–8;1 Kor 12;1 Pet 4:10–11). Kita tidak dapat memilih karunia apa yang kita terima. Karunia-karunia itu diberikan oleh Roh Kudus untuk kemuliaan-Nya dan kebaikan kita, selamat menikmati karya Roh Kudus.

#METPAGISAHABAT

Semangat penuh harapan🔥

SEMBILAN CARA ROH KUDUS BEKERJA ( 1 )

 Diambil dari tulisan  Bpk. Pdt. Samuel Jianto

1. DIA MEMBERITAHUKAN KEHADIRAN YESUS 

Dalam Allah Trinitas Roh Kudus bukanlah yang melakukan kehendaknya sendiri. Pekerjaan utamanya dalam kehidupan kita dan dunia saat ini adalah menjadi perantara kehadiran Yesus Kristus. 

Semua karyanya berakar pada tujuannya untuk membawa kemuliaan bagi Yesus Kristus ( Yoh 15:26 ; 16:14 ; Kisah 5:32 ; 1 Kor 12:3 ; 1 Yoh 4:2 )—bukan dirinya sendiri atau kita.

Roh Kudus mengalihkan tujuan kita dari mengutamakan diri sendiri menjadi memuliakan Yesus. Dia akan menuntun kita dari mengasihi diri sendiri menjadi mengasihi Tuhan dan sesama. Dia memberi kita tujuan baru untuk mengasihi Tuhan dan menikmati-Nya selamanya.


2. DIA MEMBUAT KITA MENJADI SEPERTI YESUS 

Ada satu hal penting yang perlu diingat tentang Roh Kudus: Dia kudus. Secara umum, Roh Kudus menghasilkan kekudusan di dalam kita.

Dia akan menyadarkan kita akan dosa ( Yoh 15:8–11 ) dan menuntun kita untuk menjadi seperti Yesus.

Saat kita berjalan dengan Roh ( Gal. 5:16 ) dan tetap melangkah bersama Roh ( Gal. 5:25 ), Ia akan menghapuskan kecintaan kita terhadap dosa dan menjadikan kita seperti Yesus ( Gal. 5:16 , 18 ).


3. DIA MEMBANTU KITA MEMAHAMI ALKITAB

Hubungan Roh Kudus dengan Alkitab ada dua.

Dia mengilhami penulisan Alkitab ( 2 Tim. 3:16 ; 2 Pet. 1:20–21 ) dan membantu kita memahami Alkitab ( Yoh 16:13 ; 1 Kor. 2:9–11 ; Ibr 3:7 ; 10:15 ).

Dalam hal memahami suatu bagian Kitab Suci, Roh Kudus akan membantu memahami apa artinya dan bagaimana itu mengubah hidup anda.

Roh Kudus akan bekerja melalui pembacaan Alkitab pribadi anda, keluarga dan teman-teman, dan terutama melalui pemberitaan Injil dan Alkitab ( Rom. 1:16 ; 10:14–16 ). Mintalah Roh Kudus untuk membantu anda memahami Alkitab saat anda membaca dan mempelajari pesannya.

Selain itu, jika anda bertugas mengajarkan Alkitab kepada keluarga, teman, kelompok kecil, atau gereja, sangat penting anda meminta Roh Kudus untuk menolong pendengar memahami bagian Alkitab yang anda bagikan. 


4. DIA MEMANGGILMU UNTUK PEKERJAAN TERTENTU   

Roh Kudus tidak hanya memanggil manusia untuk beriman kepada Yesus Kristus, tetapi Dia juga memanggil kita pada panggilan atau tugas tertentu.

Ini berarti bahwa Tuhan semesta alam akan membimbing anda ke dalam keputusan-keputusan karier yang anda buat. Terkadang hidup kita akan tampak seperti campuran kejadian-kejadian yang tidak saling terkait, tetapi ini sama sekali tidak terjadi. Tuhan mengarahkan langkah-langkah anda dan membimbing hidup anda—bahkan dalam hal pekerjaan. Berikut ini adalah beberapa contoh:

• Roh Kudus meminta agar Barnabas dan Saulus dipisahkan “untuk pekerjaan yang telah ditentukan bagi mereka” ( Kisah 13:2 ).

• Roh Kudus menuntun Filipus untuk membantu seorang sida-sida Etiopia memahami Perjanjian Lama ( Kisah 8:26–40 ).

• Roh Kudus bahkan melarang Paulus memasuki wilayah tertentu untuk memberitakan Injil Yesus Kristus ( Kisah 16:6–7 ).

Kadang-kadang Roh Kudus akan menuntun kita secara supranatural dalam membuat keputusan. Namun biasanya, Roh Kudus menuntun kita melalui pasang surut kehidupan yang biasa. Saat anda: 

-Percaya Tuhan ( Ams. 3:5–6 ), 

-Membaca Alkitab ( Rom. 12:1–2 ), dan 

-Mencari nasihat ilahi ( Ams. 11:14 ), 

Roh Kudus akan menuntun anda ke dalam pekerjaan yang telah Ia panggil untuk anda lakukan. ( Bersambung besok )

#METPAGISAHABAT

Semangat penuh harapan🔥

Kamis, 01 Mei 2025

HATI-HATI, GODAAN SEORANG PENDETA

 HATI-HATI, GODAAN SEORANG PENDETA 

Diambil dari tulisan Bpk. Pdt. Samuel Jianto

Tulisan saya ambil Dari sini

1. BERSEMBUNYI DARI TUHAN

Salah satu godaan terbesar bagi pendeta adalah menggunakan pelayanan untuk bersembunyi dari dan menghindari Tuhan. Sangat mudah untuk bersembunyi di balik khotbah anda dengan mengharapkan semua orang di gereja kecuali diri anda sendiri untuk bertobat. Sangat mudah untuk menghindari ketergantungan pada Tuhan, sebaliknya bergantung pada kehebohan yang diciptakan dengan cara yang mempesona. Namun, penggembalaan, konseling, dan pelayanan perkunjungan juga merupakan cara mudah untuk melakukan pelayanan dan menolak Tuhan. Bahaya yang dihadapi para gembala sangat banyak. Berasal dari luar, tetapi banyak yang berasal dari dalam. Anda dapat melakukan hal yang benar untuk alasan yang salah. Anda bisa menjadi gembala yang sangat baik tetapi sebagai orang kristen yang sangat buruk.


2. BERSEMBUNYI DARI DOSA-DOSA DIRI SENDIRI

Godaan lain, yaitu pendeta menggunakan pelayanan penggembalaan untuk bersembunyi dari dosa, kekurangan, dan kelemahan diri sendiri. Saya mendapat cerita dari hamba Tuhan yunior (pengerja) yang sedang praktek pelayanan, dia berkata saya benar-benar tertarik dan senang untuk dibimbing dan ditantang dalam karakter saya oleh seseorang gembala dalam pelayanan. Bimbingan dan tantangan memang terjadi, tetapi tidak seperti yang saya harapkan. 

Suatu hari di pastori, secara tidak sengaja saya mendengar percakapan (dengan telepon) yang sangat tidak pantas antara pendeta ini dengan seorang wanita di gereja. Ternyata, pendeta itu terlibat hubungan seksual dengan wanita di gereja tersebut. Dalam suatu pertemuan dengan para jemaat, saya mendengar sendiri, tanpa ragu mereka semua mengatakan bahwa pendeta ini selalu ada setiap kali mereka berada di rumah sakit, atau ketika mereka membutuhkan bantuan, atau ketika anak mereka sakit. Pada dasarnya, mereka mengatakan bahwa pendeta ini adalah gembala yang baik, akibatnya mereka mengabaikan perbuatan amoral seksualnya. Berhati-hatilah bahwa pendeta bisa terjebak dalam menggunakan pelayanan penggembalaan untuk menebus dan membenarkan dosa-dosa mereka.


3. MENUTUPI KELEMAHAN DIRI ANDA

Bahaya lain bagi pendeta adalah menggembalakan domba untuk menutupi kelemahan mereka sendiri. Saya mengenal seorang pendeta yang menolak mengembangkan berkhotbahnya, tetapi malah menggunakan karunia menggembalakannya untuk menutupi kelemahannya dalam berkhotbah. Bukan hanya karena ia tidak memiliki kemampuan berkhotbah; ia tidak berusaha meningkatkan keterampilan berkhotbahnya karena ia tahu ia dapat mengandalkan penggembalaannya untuk membuat jemaat bahagia. 

Jemaatnya bahagia, ya; tetapi bertumbuh, tidak. Bahagia, ya; menjalankan misi, tidak. Yang lain mungkin tergoda untuk menghindari kepemimpinan yang kuat atas seluruh kawanan dengan tetap berada di zona nyaman peran penggembalaan mereka terhadap domba-domba secara individual. Banyak orang akan menghindari kehidupan dalam misi bersama Tuhan jika mereka tidak ditantang, dan terutama jika mereka merasa kebutuhan mereka dipenuhi oleh seorang gembala. Seorang gembala yang baik siap untuk memimpin melalui khotbah dan kepemimpinan yang kuat sebagaimana ia siap melalui perhatian dan konseling yang lembut. 

#METPAGISAHABAT

Semangat penuh harapan🔥



Minggu, 27 April 2025

On His Time

 28 April 2025 

Pdt. Ishak Tulus 

Pemulihan Yang On Time 

Ayub 42:10 (TB)  Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. 

Ayub bisa bertahan sampai dapat pemulihan 2x lipat . Ada 3 prinsip : 

1. Ayub 1 : 10 - yang membuat Ayub kuat lewati krisis adalah hubungannya dengan Tuhan tidak pernah krisis. 

Seberat, sebesar apapun permasalahanmu selama masih terhubung dengan Tuhan maka akan selalu ada harapan dam solusi.

Ay 21-22 - saat jatuh Ayub tetap percaya dan bersikap benar di hadapan Tuhan.

 Jaga hubungan dan keintiman dengan Tuhan agar engkau kuat dan berkemenangan saat menghadapi krisis. Lebih baik di tempat krisis tetapi bersama Tuhan, daripada  di tempat yang berlimpah namun tanpa penyertaan Tuhan. 

Setiap masalah yang diizinkan Tuhan selalu berujung pada kebaikan. 

Situasi boleh buruk, tapi perkataanmu harus tetap baik. Karena ada kuasa dalam setiap perkataan. 

Jangan terpengaruh dengan suara yang di luar. Tapi pegang baik2 Firman Tuhan. 


2. Ayub 2 : 9-10 jo Ayub 19:17.. Jaga hubungan suami istri dengan cara :

a. Bereskan cara berbicara

b. Bereskan cara mendengarkan

c. Terima pasanganmu apa adanya. Buang semua ekspektasi, bangun karakter bersama2. 

3. Ayub dipulihkan 2x setelah mendoakan sahabat2nya. Sekrisis apapun jangan sampai ada krisis hubungan karena kepahitan. Tetap memaafkan , hubungan tetap cair dan hangat. Jangan membenci atau kepahitan sama oeang lain.

Kepahitan membuat kita jauh dari pertolongan Tuhan. Membuat kita tidak layak mendapat lawatan dan berkat Tuhan.


Urip iku Urub - Jadilah Terang

 Rayon 7

23 April 2025 

Kamu adalah Terang

Bpk. Pdt. Ranly K 

Matius 5:14-15 (TB)  Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. 

Identitas murid Yesus adalah sebagai Terang. Terang itu harus menyala, tidak boleh padam, tidak boleh ditutupi sesuatu. 

Dalam falsafah Jawa da dikenal "Urip itu Urup" : hidup itu menyala - memberi terang dan memberikan manfaat. Bukan sekedar hadir, eksis, atau sekedar ada namu  juga memberi dampak atau pengaruh yang baik. 

Bagaimana kita bisa menyala di dunia yg gelap 

1. Kita menyala karena kita terhubung pada sumber terang seperti tertulis dalam : 

Yohanes 8:12 (TB)  Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."_ 

Kita bisa menyala jika kita selalu terhubung pada sumber terang itu yaitu : Tuhan Yesus Kristus. 

Hidup kita tidak akan bermakna dan berdampak jika kita hidup di luar Kristus. 

Kalau hidup kita selalu bersama dan bersekutu dengan Tuhan, maka seberat apapun hidup kita maka kita tetal kuat dan berkemenangan. 

2. Kita menyala lewat hidup yg berdampak* 

Filipi 2:15 (TB)  supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,_ 

Dunia membutuhkan terang, terang tidak bisa hanya dibagikan di mimbar gereja. Tetapi harus kita bawa ke dalam kehidupan sehari2 : di rumah, di jalan, di tempat kerja, di manapun kita melangkah. 

Jadilah api yamg menyalakan api yang lain, buka api yang mati karena tertiup angin. 

*3.Menyala Meskipun dalam tekanan dan penderitaan* 

_2 Korintus 4:8-9 (TB)  Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa._ 

Orang berhasil dalam iman akan semakin menyala meskipun dalam proses yang berat.

Kehidupan kita harus terus menyala di kehidupan sehari2. 

Kesimpulan : hidup kita adalah sebuah perjalanan bukan hanya untuk bertahan tetapi harus membakar, menyala, berdampak.





Warisan Iman

Warisan Iman

Pdt. Yusak Sudjarwo 

Agar iman bisa menjadi warisan maka tidak hanya memberi hidup yang menjadi contoh tapi juga : 

1.  Harus dengan sengaja diajarkan berulang2 kepada anak2 atau keturunannya. 

Ulangan 6:6-7 (TB)  Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,  haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. 

2. Diteruskan dari satu ke keturunan yang lain. Lois (nenek Timotius) kepada Eunike (ibunya) kepada Timotius (anak) 

Ibrani 12:13 (TB)  dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh. 

Kita adalah teladan bagi mereka yang ada di belakang kita. Dan Gandhol Gusyi adalah kekuatan kita. Nggandhol aaat aiang maupun malam. Ini dalah kiasan hidup kita :

Siang : Rina : saat hidup terang tampak jelas segala sesuatunya. Ekonomi baii, kesehatan baik, keadaan yang baik 2 saja, dsb 

Malam : wengi : keadaan hidup yangvserba tidak jelas, ekonomi yg sulit, kesehatan yang terganggu, dan kondisi yg tidak menentu

Iman memberikan kekuatan, kemampuan, inspirasi bagi orang lain. 


3. Menghidupi Iman (Hidup oleh Iman)

Allah sanggup mengubah bencana menjadi berkat. 

4. Iman yang sama akan mendapatkan anugerah yang sama.