Jika kapal yang kau tumpangi terserang badai.... tenanglah
Tuhan ada di sana untuk menenangkan badai... karena kamu anakNYA
Jika ternyata DIA tak berkenan menenangkan badai... jangan kuatir
DIA akan menjaga kapalmu agar tidak karam ... karena kamu anakNYA
Jika DIA tak berkenan menjaga kapalmu agar tak karam... jangan takut
DIA sediakan pelampung agar kamu selamat sampai pulau terdekat (karena kamu anakNYA)
Jika DIA juga tak berkenan menyediakan pelampung... jangan kecewa
DIA inginkan kau ada di sisiNYA selamanya
menikmati segala kekekalan yang indah tanpa isak tangis dan derita... karena kamu anakNYA
kekasih kesayangan, yang mendebarkan hatiNYA...dan membuatNYA selalu ingin memelukmu
------------------------------
saya agak merinding ketika di pikiran saya terbetik puisi ini di saat saya bertanya akan jadi apa perusahaan tempat di mana saya bekerja saat ini?
saya justru harus bergulat dengan rasa takut dan kuatir dengan puisi yang tiba-tiba bercokol begitu kuat
namun akhirnya saya sadar
bahwa kehidupan yang saat ini saya miliki adalah milikNYA
di tanganNYA apa yang buruk akan menjadi hal yang sangat baik
asalkan kita berketetapan untuk hidup benar dan taat di hadapanNYA
maka... akan selalu ada perbedaan ketika musibah atau hal yang buruk diizinkan datang pada kita...
------------------------------
Php 4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Psa 55:22 (55-23) Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.
------------------------------------------------------